e8ae1aeb-55e3-4569-b1ec-3edd667dc595

SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat

18 Juni 2026 20:48
Oplus_131072

Borneoindotimes.com

Jakarta, – MAHKAMAH Agung (MA) kedatangan tamu tak biasa. Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyambangi Gedung MA pada Selasa, 17 Juni 2026. 

Di hadapan Ketua MA Sunarto, para bos media digital ini tidak sedang memprotes sengketa pemberitaan. Mereka datang 1membawa proposal kerja sama yang ambisius: mencetak ribuan mediator bersertifikat dari kalangan pers di seluruh daerah. 

Tujuannya mulia, yakni menyebarkan virus damai demi memangkas tumpukan perkara yang saban tahun menyelimuti meja para hakim agung.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) beraudiensi dengan Mahkamah Agung RI di Gedung MA, Jakarta, Selasa 17/06/2026 dan diterima langsung oleh Ketua MA Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Nomor 0180/SMSI-Pusat/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 tentang pengajuan kerjasama kedua belah pihak melalui Program Pendidikan dan Pelatihan Mediator Bersertifikat guna memperkuat budaya mediasi nasional dan mengurangi penumpukan perkara di pengadilan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum SMSI Firdaus menyebut, media siber punya peran strategis menjembatani informasi hukum ke masyarakat.

“SMSI berinisiatif agar perwakilan-perwakilan SMSI di daerah dapat menjadi bagian dari program mediator yang dicanangkan MA,” ujarnya.

SMSI melihat mediasi sebagai solusi strategis untuk membangun budaya penyelesaian konflik yang lebih efektif, cepat, dan berorientasi pada perdamaian.

Untuk itu, Firdaus, menyatakan pihaknya siap mendukung visi Mahkamah Agung dalam membangun budaya mediasi di Indonesia.

“Kami ingin menyambut visi Ketua MA, Prof. Sunarto, untuk membumikan budaya mediasi ini di Indonesia. Melalui jaringan 3.181 perusahaan media siber di 35 provinsi, SMSI berkomitmen menjadi motor edukasi publik agar masyarakat memahami bahwa penyelesaian sengketa tidak harus berakhir dengan menang atau kalah, tetapi dapat ditempuh melalui jalan damai dan musyawarah,” tandasnya.

Firdaus menegaskan, pelatihan mediator yang diusulkan SMSI akan mengadopsi standar etika internasional yang tertuang dalam Bangalore Principles of Judicial Conduct serta kode etik nasional Sapta Karsa Hutama.

Nilai-nilai seperti independensi, integritas, ketidakberpihakan, kesetaraan, kepatutan, serta kompetensi akan menjadi fondasi utama dalam pembentukan mediator profesional dan kredibel.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MA Sunarto menekankan pentingnya peningkatan literasi hukum masyarakat, khususnya terkait pemahaman terhadap mediasi dan tujuan utama proses peradilan.

Menurutnya, masih banyak pihak yang datang ke pengadilan dengan tujuan mencari kemenangan semata, bukan mencari keadilan yang sesungguhnya. Kondisi tersebut turut memicu meningkatnya jumlah perkara yang harus ditangani lembaga peradilan setiap tahun.

Sunarto mencontohkan keberhasilan sistem mediasi di New South Wales (NSW), Australia. Di wilayah tersebut, fasilitas pengadilan dirancang untuk mendukung proses mediasi secara maksimal, mulai dari ruang negosiasi hingga ruang mediasi yang representatif.

Hasilnya, sekitar 80 persen sengketa hukum di NSW dapat diselesaikan melalui mediasi tanpa harus berlanjut ke persidangan. Mediasi pun menjadi budaya utama dalam penyelesaian konflik di masyarakat.

Turut mendampingi Ketua MA, Hakim Agung Heru Pramono; Dr. Adi Julia Cakrawala, S.H., M.Hum., Kepala Biro Hukum dan Humas MA; Didik Trisulistia, S.H., M.H., Hakim Tinggi Asisten Koordinator Ketua MA RI; serta Edi Hudiata, S.H., M.H., Hakim Yustisial MA RI.

Dari SMSI mendampingi Ketua Umum diantaranya, Taufiqurohman, A.K. Wakil Ketua Dewan Penasihat; Dr. Hendri Yanto Attan, Wakil Sekjen; Iwan Jamaluddin, Bendahara SMSI Pusat; dr. Nishal Dilon, Direktur Media Crisis Center; dan Eman Sulaiman Humas SMSI.

Fokus Kerja Sama

Dalam surat yang diajukan kepada Mahkamah Agung, SMSI menawarkan tiga fokus utama kerja sama, yakni:

Menyusun kurikulum pelatihan mediator yang komprehensif dan relevan dengan tantangan sengketa di era digital.

Mengembangkan sistem sertifikasi yang memenuhi standar Mahkamah Agung sehingga lulusannya diakui sebagai mediator bersertifikat.

Melaksanakan pelatihan secara berkala di berbagai daerah untuk menjangkau kalangan media, praktisi hukum, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, SMSI optimistis budaya mediasi dapat semakin berkembang di Indonesia dan menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban peradilan. 

Selain mempercepat penyelesaian sengketa, gerakan ini diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat dalam menyelesaikan konflik, dari pola menang-kalah di ruang sidang menjadi budaya dialog, musyawarah, dan perdamaian yang berkelanjutan.

TAGS :

BERITA TERKAIT

bnn1

Pemprov Kaltara Hadiri FGD Bersama Ombudsman

Borneoindotimes.com TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Kaltara. Dalam FGD yang mengusung tema peran dan persiapan daerah Provinsi Kaltara dalam proses pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ini, Datu Iqro menjadi salah satu narasumber yang…

Read More...

Bupati Groundbreaking Pembangunan Taman di Tanjung Palas

Borneoindotimes.com Bulungan – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan taman di depan Jl Perdana Kelurahan Tanjung Palas Hulu, Kecamatan Tanjung Palas pada Senin (15/7). Bupati berharap, keberadaan taman umum ke depannya dapat menjadi tempat berkumpul warga, sarana rekreasi serta wadah berinteraksi sosial yang sehat dan positif. Dijelaskan, pembangunan taman merupakan…

Read More...

Bupati Berau Hadiri Acara Majelis taklim Darul imam

Borneo Indo Times.com Berau Kalimantan timur Bupati Berau, Sri juniarsih mas, menghadiri rangkaian acara dzikir akbar dan halal bihalal majelis Taklim Darul iman, Dimesjid Darul Huda Sambaliung (7/5/23). Dalam sambutannya, Sri juniarsih mengatakan bahwa anak merupakan generasi yang diharapkan sebagai penerus estapet kepemimpinan di massa depan maka mulai dini sudah harus mempunyai kepribadian dan etitut…

Read More...

BKD Resmi Buka Profiling ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara 

Borneoindotimes.com TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) resmi menyelenggarakan kegiatan Profiling ASN (ProASN), berlangsung di Laboratorium CAT BKD Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (27/11).  Dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKD Kaltara Andi Amriampa, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Profiling ASN akan berlangsung selama 2…

Read More...

Cegah PMK, Ternak di Kabupaten Tana Tidung Rutin Divaksin

Borneo Indo Times.Com- Tana Tidung   Kegiatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) di Kabupaten Tana Tidung terus di lakukan pada Sapi dan Kambing oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP). “Vaksinasi saat ini sudah dilakukan untuk bosternya, diharapkan kekebalan/antibodi semakin baik sehingga PMK di Kabupaten Tana Tidung bisa…

Read More...