e8ae1aeb-55e3-4569-b1ec-3edd667dc595

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Gubernur Serukan Aksi Penghentian Penggunaan Plastik

05 Juni 2025 21:33
IMG_20250605_211420

Borneoindotimes.com

TANJUNG SELOR, – Polusi plastik bukan lagi isu masa depan, melainkan krisis yang tengah hadapi saat ini. Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) 2025, dilangsungkan di Tugu Cinta Damai, Kamis (05/06/2025) pagi.

 

Gubernur Zainal menyampaikan peringatan hari ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri dan masyarakat dalam menekan laju sampah plastik yang kian mengancam lingkungan hidup, laut, dan generasi mendatang.

 

“Krisis ini bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial masyarakat,” kata Gubernur Zainal saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.

 

Berdasarkan data yang dirilis UNEP disebutkan produksi plastik global di tahun 2023 melebihi 400 juta ton. Sejak 1954 hingga 2017, sebanyak 9,8 miliar ton plastik telah diproduksi dan ironisnya 86 persen di antaranya berakhir sebagai polusi, mencemari daratan dan lautan.

 

“Jika tidak ada langkah drastis, pada tahun 2040 diperkirakan sebanyak 23 – 37 juta ton plastik akan mencemari lautan. Angka ini bisa melonjak hingga 265 juta ton pada tahun 2060,” ucapnya.

 

Indonesia pun turut menghadapi tantangan besar, pada data SIPSN 2024 terungkap dari total 56,63 juta ton timbunan sampah nasional, sebanyak 10,8 juta ton merupakan sampah plastik.

 

Dari semua sampah plastik tersebut hanya 39 persen yang berhasil dikelola, sedangkan 6,6 juta ton plastik lainnya mencemari lingkungan. “Plastik dari kemasan, wadah makanan, dan kantong belanja menyumbang hingga 40 persen dari total sampah plastik nasional,” bebernya.

 

Mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, Gubernur Zainal menegaskan pemerintah daerah turut berkomitmen dalam penanganan sampah plastik. Ia mengajak seluruh kepala daerah untuk mempercepat pelaksanaan Permen LHK No. P.75/2019, melarang penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan pemerintahan dan sektor swasta.

 

“Bumi tidak membutuhkan kita, tapi kitalah yang membutuhkan bumi. Mari kita wariskan lingkungan yang layak untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

bnn1

TMMD ke-124 Tahun Anggaran 2025: Pembukaan Jalan dan Rehab RTLH Dimulai

Borneoindotimes.com Nunukan, – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah progrkerja antara TNI dan pemerintah untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. Tujuan dari TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Bertempat di lapangan SDN 005 Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Bupati Nunukan Bpk. H Sabri, SE, yang diwakili…

Read More...

Fokuskan Program Bantuan Tani

Borneo Indo Times.Com TANJUNG SELOR – Pengembangan pertanian menjadi atensi serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara. Salah satu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara adalah menyiapkan program bantuan yang menyasar para petani lokal. Dari Pemprov sendiri, saat ini sudah membuat terobosan agar hasil panen petani di Kaltara dapat terserap dengan maksimal. Gubernur Kaltara, Drs…

Read More...

Pimpin Rombongan Gowes, Gubernur Kaltara Pererat Silahturahmi Bersama Komunikasi Sepeda di Tanjung Selor

Borneoindotimes.com TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum melaksanakan Gowes Bareng bersama Komunitas Sepeda di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Jumat (2/1). Rombongan gowes sepeda yang dipimpin Gubernur Zainal mengambil rute yang dimulai dari Kantor Gubernur Kaltara lalu melintasi Jalan Durian menuju Jalan Sengkawit hingga Tugu Lemlai Suri, lalu…

Read More...

Pemprov Anggarkan Rp2 Miliar, Prioritaskan Perlindungan Tenaga Kerja Kaltara

Borneoindotimes.com Tanjung Selor– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmen serius dalam memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Hal ini disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si, hadir dalam kegiatan Asistensi dan Monitoring Evaluasi (Monev) APBD diselenggarakan secara virtual (daring) oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu…

Read More...

Panpus I DPRD Kaltara Menggelar Rapat Kerja Terkait Ranperda RIPPAR Tahun 2025-2030 

Borneoindotimes.com TARAKAN, – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPAR) Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025-2035. Rapat ini berlangsung pada Rabu (19/3/25) dan dipimpin oleh Sekretaris Pansus I, H. Ladullah. Dalam rapat tersebut, H. Ladullah menjelaskan bahwa rapat kali ini bertujuan…

Read More...