e8ae1aeb-55e3-4569-b1ec-3edd667dc595

Gubernur Zainal Pastikan Kebutuhan Jalan Perbatasan Kaltara Masuk Rencana Induk 2027–2029

07 Oktober 2026 20:19
IMG-20261007-WA0039

Borneoindotimes.com

KRAYAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan untuk memastikan kebutuhan pembangunan konektivitas di kawasan perbatasan masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Jalan Perbatasan Kaltara 2027–2029 pada hari Rabu (7/10).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI), H. Muhammad Tito Karnavian, yang membahas percepatan pembangunan jalan perbatasan di Kaltara.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Plt. Direktur Pembangunan Jalan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Moch. Iqbal Tamher, S.T., M.T., Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si., Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP RI, Mayjen TNI Edi Nurhabad, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat terkait.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jalan dan akses perbatasan yang menjadi bagian dari rencana pembangunan. Data dan kondisi lapangan tersebut akan menjadi bahan dalam penyusunan rencana induk sehingga pembangunan dapat diarahkan sesuai kebutuhan dan prioritas.

Sejumlah jalur dan akses vital menjadi perhatian, di antaranya Jalan Lingkar Krayan, jalur Malinau–Binuang–Krayan, akses Malinau menuju perbatasan Kalimantan Timur, jalur Malinau menuju Krayan, serta pembangunan dan perbaikan jembatan penghubung di sepanjang kawasan perbatasan Kaltara.

Gubernur Zainal menegaskan, penyelesaian jalan dan jembatan perbatasan menjadi kebutuhan penting karena keterbatasan akses darat selama ini berdampak pada distribusi logistik dan harga kebutuhan masyarakat.

“Penyelesaian pembangunan jalan dan jembatan perbatasan sangat penting karena selama ini sejumlah wilayah kita masih bergantung pada pasokan logistik melalui jalur udara dan sungai. Keterbatasan akses darat tersebut berdampak langsung pada tingginya biaya distribusi dan mahalnya harga kebutuhan pokok yang diterima masyarakat,” tegas Zainal.

Menurutnya, konektivitas darat yang lebih baik akan memperlancar distribusi barang, membuka akses antarkawasan, serta mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah perbatasan.

Dalam rakor bersama Mendagri sebelumnya, kebutuhan anggaran untuk penuntasan pembangunan jalan perbatasan Kaltara diproyeksikan mencapai sekitar Rp32 triliun untuk periode 2027–2029. Anggaran tersebut akan diarahkan untuk pembangunan dan penanganan sejumlah ruas prioritas di wilayah perbatasan.

Pemprov Kaltara akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten untuk memastikan kebutuhan di lapangan terakomodasi dalam perencanaan pembangunan.

Melalui peninjauan langsung dan penguatan koordinasi lintas sektor, Pemprov Kaltara optimistis pembangunan jalan dan jembatan perbatasan dapat dipercepat. Konektivitas yang semakin baik diharapkan membuka akses masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Kaltara. (dkisp)

TAGS :

BERITA TERKAIT

bnn1

Pj Walikota Tarakan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi

Borneoindotimes.com TARAKAN – Pj. Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri secara virtual pada minggu pertama bulan Juli, Selasa (2/7/2024). Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir yang memimpin rakor tersebut memaparkan secara nasional, tingkat inflasi tahun ke tahun mengalami penurunan…

Read More...

Walikota Tarakan Mengukur Langsung ” Minyak Kita” Terbukti Sesuai Dengan Yang Tercantum

BORNEOINDOTIMES.COM TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., hadir menyaksikan dan melakukan pengukuran secara langsung, pembuktian takaran kemasan “Minyak Kita” oleh Perum Bulog Tarakan, pada Senin (28/4/2025).    Dalam kegiatan ini, Perum Bulog melakukan pembuktian takaran pada kemasan berukuran 1 liter dan 2 liter, disaksikan oleh berbagai pihak termasuk awak media. Hasil dari…

Read More...

Berau Sinkronkan RKPD 2027 dengan Provinsi, RSU Baru hingga Sekolah Pedalaman Dibahas

Borneoindotimes.com SAMARINDA, – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 sudah selaras dengan arah pembangunan Provinsi Kalimantan Timur. Hal itu ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat menghadiri Musrenbang Tingkat Provinsi Kaltim di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur, Kamis (30/4/2026).  Dalam forum yang dipimpin Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji…

Read More...

Pj. Sekprov Dorong Perlindungan Bagi Pekerja Non ASN Lingkup Pemprov Kaltara

Borneoindotimes.com TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) diwakili Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si dengan resmi membuka kegiatan Rapat Monitoring dan Evaluasi Kepatuhan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Non Aparatur Sipil Negara (ASN) Dan Program di Provinsi Kalimantan Utara.    “Kita berkumpul dalam rangka monitoring dan evaluasi kepatuhan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan non…

Read More...

Pemprov Perkuat Kerja Sama Blue Economy dengan Sabah

Borneoindotimes.com TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kerja sama lintas negara melalui kegiatan “Welcome Dinner Cross Regional Blue Economy Initiative Kaltara–Sabah” yang digelar di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (7/3) malam.   Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si.,, menyambut…

Read More...