e8ae1aeb-55e3-4569-b1ec-3edd667dc595

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos 

10 September 2026 10:24
IMG-20260910-WA0006

Borneoindotimes.com

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) yang digagas pemerintah pusat. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketepatan penetapan penerima sekaligus membuat penyaluran bantuan semakin mudah dan aman melalui pemanfaatan teknologi digital. 

Dukungan itu menjadi bagian dari agenda perluasan piloting digitalisasi bansos dari 153 kabupaten/kota menjadi 258 kabupaten/kota. Dalam perluasan ini, tiga wilayah di Kaltara masuk sebagai lokus, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan. 

Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan selaku Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut B. Pandjaitan, dalam surat Nomor B-30/PKP-DTP/RI.PP.00/08/2026 tertanggal 28 Agustus 2026, menjelaskan bahwa digitalisasi bansos tidak hanya menyangkut proses penyaluran. 

“Pelaksanaan digitalisasi bansos akan menjadi salah satu referensi dalam penetapan penerima bantuan, sekaligus memperluas mekanisme penyaluran melalui penerapan pembayaran digital,” tulis Luhut dalam surat tersebut. 

Dalam surat itu juga disebutkan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam proses registrasi hingga sanggah. Karena itu, dukungan pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat terdata dan mengikuti proses yang telah disiapkan melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos). 

Untuk mendukung pelaksanaan di daerah, pemerintah daerah diharapkan menyiapkan sumber daya, membentuk tim pelaksana daerah, melakukan koordinasi dan sosialisasi, serta memberdayakan Aparatur Sipil Negara (ASN), operator desa dan unsur masyarakat lainnya untuk membantu proses registrasi hingga sanggah. 

Khusus pemerintah provinsi, gubernur diharapkan mengoordinasikan dan memantau pelaksanaan kegiatan di kabupaten/kota yang menjadi lokus perluasan piloting digitalisasi bansos. Dalam surat tersebut, Gubernur Kaltara juga tercantum sebagai salah satu penerima surat dari Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.

Perluasan piloting selanjutnya diarahkan menuju pelaksanaan secara nasional di 514 kabupaten/kota. Berdasarkan rencana kerja, proses roll-out nasional dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026. 

Setelah itu, pemerintah akan melakukan evaluasi dan pertimbangan penetapan penerima bansos pada Desember 2026 hingga Januari 2027. Penyiapan penyaluran dilakukan hingga Februari 2027, kemudian uji coba penyaluran dengan mekanisme nominasi rekening dijadwalkan pada Maret 2027. 

Melalui digitalisasi ini, pemerintah menargetkan proses penetapan penerima dan penyaluran bansos dapat dilakukan dengan dukungan data serta mekanisme digital yang lebih terarah, sekaligus mengurangi risiko masyarakat yang layak menerima bantuan justru terlewat dari pendataan. (dkisp)

TAGS :

BERITA TERKAIT

bnn1

BKD Kaltara Siapkan Nomenklatur Jabatan Pelaksana

Borneoindotimes.com TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) segera melaksanakan penyesuaian nomenklatur jabatan pelaksana, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih dinamis, lincah, dan profesional.  Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Yusuf Suardi, menyampaikan bahwa ini merupakan tindaklanjut dari Keputusan Menpan RB Nomor 11 Tahun 2024, dalam…

Read More...

Kejar Target UCJ 2026, Sekprov Minta Daerah Percepat Perlindungan Pekerja

Borneoindotimes.com  TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 80,07 persen pada tahun 2026.  Komitmen tersebut ditegaskan Sekprov Denny saat membuka Forum Rapat Pembahasan Percepatan UCJ di Ballroom…

Read More...

Deklarasi BTNI: Erros Djarot Serukan Indonesia Bebas Diskriminasi Etnis

Borneo Indo Times.com JAKARTA— Bangsa Indonesia sebagai bangsa multi etnis, harus dibebaskan dari segala diskriminasi etnis. Banyak warga Tionghoa yang ikut berjuang membebaskan negeri ini dari penjajahan di masa lalu. Budayawan yang berkomitmen kebangsaan Erros Djarot menyerukan hal itu dalam sambutannya di acara deklarasi Bhineka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI). Erros menyebut sejumlah orang Tionghoa turut…

Read More...

Kunjungan Kerja Wagub Ingkong di Wilayah Perbatasan Apau Kayan

Borneoindotimes.com APAU KAYAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, melakukan kunjungan kerja ke perbatasan di wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau pada Selasa 15 April. Wagub didampingi sejumlah pejabat Pemprov Kaltara diantaranya Asisten Bidang Administrasi Umum Pollymaart Sijabat, Kepala Bappeda-Litbang Bertius dan Kepala BPPD Ferdy Manurun Tanduk Langi. Setibanya di desa Long Nawang,…

Read More...

Pembukaan Expo UMKM dan Festival Anak Kelurahan Mamburungan

Borneo Indo Times.Com TARAKAN – Pada Sabtu, 22 Juli 2023, Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M. Kes., menghadiri acara pembukaan Expo UMKM dan Festival Anak Kelurahan Mamburungan Tahun 2023 di Halaman Kantor Kelurahan Mamburungan. Acara tersebut menghadirkan berbagai kegiatan menarik, antara lain Stand UMKM, Awarding UMKM, dan Perlombaan Anak seperti Cerdas Cermat, Lari Jarak Pendek,…

Read More...