e8ae1aeb-55e3-4569-b1ec-3edd667dc595

SMSI Gelar Rapat Bersama Dewan Pembina dan Dewan Pakar untuk Rumuskan Sikap Kebangsaan

03 September 2025 14:58
IMG-20250903-WA0029

Borneoindotimes.com

Jakarta,  – Bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi dinamika sosial dan politik yang cukup mengkhawatirkan. 

Aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah daerah pada pekan kemarin tidak hanya menyuarakan aspirasi rakyat, tetapi juga sempat diwarnai kericuhan.

Situasi ini menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat dan memerlukan sikap arif serta solutif dari seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi pers.

Sebagai salah satu pilar demokrasi, media memiliki tanggung jawab besar menjaga ruang publik tetap sehat dan kondusif. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar rapat pengurus harian secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa (2/9/2025).

Rapat tersebut diikuti oleh Dewan Pembina Reda Mathovani, yang merupakan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Dewan Penasehat, serta Dewan Pakar SMSI, yang diharapkan dapat memberikan pandangan objektif dalam merespons dinamika bangsa yang tengah terjadi.

Ketua Umum SMSI, Firdaus, menegaskan masyarakat pers harus berperan aktif menghadirkan suara yang menyejukkan di tengah kondisi bangsa yang penuh tantangan.

“Bagaimana kita merumuskan agar SMSI memberikan kontribusi nyata bagi persatuan di tengah kondisi bangsa saat ini. Sebagai organisasi pers terbesar di Indonesia, kami mendorong dialog, meredam ketegangan, dan menyampaikan pandangan konstruktif untuk pemerintah maupun masyarakat pers,” ujar Firdaus dalam rapat tersebut.

Menurut Firdaus, SMSI ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil benar-benar berpijak pada aspirasi yang dihimpun dari berbagai kalangan. 

Oleh karena itu, rapat pengurus harian ini menjadi pintu awal untuk menyerap pandangan Dewan Pembina dan Dewan Pakar, sebelum dilanjutkan menyusun pernyataan sikap SMSI secara nasional.

Dalam diskusi tersebut, SMSI mengingatkan pentingnya media tetap menjaga demokratisasi meski di tengah situasi yang penuh ketegangan. 

Meski menyuarakan kebebasan ekspresi dan aspirasi publik, namun menurut Firdaus, media tidak boleh terjebak dalam arus konflik dan narasi provokasi.

Selain itu, SMSI juga menekankan bahwa media bisa berperan menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah.

“Setelah terjadi kerusuhan dan berkembang jadi situasi yang mengancam, Pemerintah tetap harus menuntaskan kasus-kasus penting yang menjadi perbincangan dan mendapatkan atensi publik. Jangan sampai hilang karena ada demo-demo ini,” ujar Prof Henri Subiakto, selaku Dewan Pakar SMSI.

Dewan Penasehat, Profesor Taufiqurahman juga menyampaikan pandangannya bahwa gerakan dan aksi-aksi massa yang terjadi harus tetap dipandang sebagai ekspresi demokrasi.

Meski begitu, SMSI dipandang penting untuk menyuarakan stop kekerasan, stop provokasi dan agitasi untuk memecah belah bangsa.

“SMSI perlu menampilkan berita-berita yang solutif, meredakan. Informasi yang disajikan media siber hendaknya meneduhkan, bukan menambah perpecahan. SMSI memiliki peran strategis untuk memastikan hal itu,” tegas Prof. Taufiq.

Sebagai tindak lanjut, SMSI akan menggelar Rapat Pleno Nasional pada Rabu (3/9/2025). 

Rapat pleno ini akan melibatkan pengurus SMSI dari seluruh daerah untuk menghimpun informasi, pandangan, dan aspirasi terkait situasi di wilayah masing-masing.

Firdaus menambahkan, rapat pleno tersebut akan menjadi forum konsolidasi besar bagi SMSI untuk merumuskan sikap organisasi. 

Dari hasil rapat pleno nasional itu, SMSI akan menyampaikan pernyataan sikap resmi pada Jumat (5/9/2025). 

Pernyataan ini diharapkan menjadi refleksi, sekaligus rekomendasi bagi pemerintah dan masyarakat pers untuk menata kehidupan berbangsa yang lebih stabil, aman, dan demokratis.

Dengan proses yang panjang dan melibatkan banyak pihak, SMSI berharap pernyataan sikap yang akan lahir bukan sekadar respons sesaat. Melainkan sebuah dokumen moral yang mewakili aspirasi bersama, menjaga keutuhan bangsa, dan memperkuat demokrasi. (*)

TAGS :

BERITA TERKAIT

bnn1

Kejar Target UCJ 2026, Sekprov Minta Daerah Percepat Perlindungan Pekerja

Borneoindotimes.com  TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 80,07 persen pada tahun 2026.  Komitmen tersebut ditegaskan Sekprov Denny saat membuka Forum Rapat Pembahasan Percepatan UCJ di Ballroom…

Read More...

Presiden Yakin Kawasan KIPI Jadi Masa Depan Industri Energi Hijau Indonesia

Presiden Joko Widodo meninjau Kawasan Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Selasa, 28 Februari 2023. Usai peninjauan, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kawasan tersebut merupakan kawasan industri hijau terbesar di dunia yang mampu menjadi masa depan Indonesia dalam pembangunan industri energi hijau _(green energy)_. “Ini kawasan Industrial Park Indonesia yang…

Read More...

Bupati Tana Tidung Serahkan Sertifikat

Borneoindotimes.com Tana Tidung – Bupati Tana Tidung menghadiri sekaligus membuka kegiatan Penyerahan Sertipikat PTSL-PM TA 2023 di Balai adat Desa Kapuak Kecamatan Muruk Rian pada hari Sabtu, (22/6/2024). Dalam sambutannya beliau menyampaikan, Atas Nama Pemerintah Kabupaten Tana Tidung beliau Mengapresiasi Dan Menyambut Baik Dengan Diselenggarakannya Kegiatan Ini, Dan Sangat Berharap Diserahkannya Sertipikat Tanah Pada Hari…

Read More...

Rapat Paripurna ke- 6 DPRD Provinsi Kalimantan Utara

Borneo Indo Times.com Tanjung Selor DPRD Provinsi Kalimantan utara Melaksanakan Rapat Paripurna ke -6 masa persidangan I tahun 2023 yang di selenggarakan di ruang Rapat kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah propinsi Kalimantan Utara (27/3/2023) Rapat paripurna Dipimpin oleh ketua DPRD Propinsi kalimantan utara Albertus stefanus dan dihadiri oleh gubernur dan wakil gubernur Kaltara serta unsur…

Read More...

Ponpes Alkhairaat Luncurkan Aplikasi Smart School

Borneoindotimes.com Bulungan – Pondok Pesantren (Ponpes) Alkhairaat bekerjasama dengan PT BPD Kaltimtara Tanjung Selor meluncurkan aplikasi Smart School Management System pada Rabu (17/7). Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan, Risdianto, S.Pi, M.Si menyampaikan apresiasi atas launching aplikasi tersebut sebagai upaya adaptasi memanfaatkan teknologi sebaik-baiknya guna meningkatkan kualitas pendidikan termasuk di lingkungan ponpes. Diharapkan, adanya aplikasi tersebut dapat…

Read More...